Pavel & Arif Menangkan Sriwijaya

Sriwijaya FC sukses memenuhi ambisinya memetik angka penuh di kandang sendiri setelah menundukkan Persiwa Wamena 4-1 dalam lanjutan Superliga Indonesia 2009/10 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Tambahan tiga angka ini membuat Sriwijaya naik ke posisi lima klasemen sementara dengan nilai 44 dari 29 pertandingan. Laskar Wong Kito menggeser Persiwa, Persib Bandung, dan PSM Makassar dengan keunggulan satu poin. Raihan angka Sriwijaya sama dengan PSPS Pekanbaru, namun kalah selisih gol.

Bertanding di hadapan publiknya sendiri, Sriwijaya sedikit tertekan dengan permainan agresif yang dikembangkan Persiwa pada awal babak pertama. Tim Badai Pegunungan sempat mendapatkan peluang di sepuluh menit pertama, namun tidak berhasil diselesaikan dengan baik.

Selepas itu, Sriwijaya berbalik menekan Persiwa. Permainan efektif yang dikembangkan tim tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-19. Bola sodoran Pavel Solomin berhasil diselesaikan dengan baik oleh Arifi Suyono untuk membawa Sriwijaya unggul 1-0.

Pavel akhirnya menggandakan keunggulan pada menit ke-36 setelah tendangan keras striker asal Uzbekistan tersebut dari luar kotak penalti. Upaya Persiwa untuk mengejar ketertinggalan tidak membuahkan hasil, sehingga skor 2-0 di babak pertama tetap bertahan.

Sriwijaya tetap melakukan tekanan ke pertahana Persiwa di babak kedua. Pendukung tuan rumah kembali bersorak, setelah tim kesayangannya mendapatkan hadiah penalti di menit ke-53 menyusul pelanggaran yang dilakukan Pirly terhadap Pavel. Pavel pun mengeksekusi dengan baik.

Gol ketiga Sriwijaya ini sempat membuat pemain Persiwa lengah. Selang satu menit kemudian, Arif memperbesar keunggulan lewat sontekannya usai menerima umpan dari Kayamba Gumbs untuk menjebol gawang Persiwa.

Unggul empat gol membuat Sriwijaya menurunkan tempo permainan. Kondisi ini dimanfaatkan Persiwa untuk memperkecil ketertinggalan. Para pemain Persiwa mulai berani melakukan tekanan.

Tim tamu yang bermain lepas akhirnya mampu menjebol gawang Ferry Rotinsulu di menit ke-76 lewat tendangan penalti Erick Weeks. Hadiah penalti diberikan wasit akibat pelanggaran handsball Precious Amuejeraye. Hingga laga usai, skor 4-1 untuk kemenangan Sriwijaya bertahan.
05.06

Tekuk Persiwa, Sriwijaya Tembus 5 Besar

Sriwijaya FC akhirnya mampu mengamankan keunggulan saat menjamu Persiwa Wamena pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu 2 Mei 2010. Sriwijaya sukses menaklukkan Persiwa dengan skor 4-1.

Striker Laskar Wong Kito asal Uzbekistan, Pavel Solomin mencetak dua gol pada menit ke-36 dan 53. Dua gol lainnya dilesakkan oleh Arif Suyono pada menit ke-19 dan 55.

Sedangkan gol hiburan Tim Badai Pegunungan dilesakkan oleh Erick Weeks Lewis lewat titik putih pada menit ke-77.

Setelah unggul 2-0 pada babak pertama, Sriwijaya belum puas dan terus menambah perbendaharaan golnya. Skuat Rahmad Darmawan terus tampil agresif di depan pendukungnya sendiri.

Duet Keith Kayamba Gumbs dan Pavel Solomin benar-benar menjadi momok lini pertahanan Persiwa. Terbukti, Sriwijaya kembali menambah keunggulan lewat kaki Pavel dari titik putih setelah dilanggar Firli Apriansyah.

Pavel yang menjadi algojo sukses mengecoh kiper Persiwa, Galih Firmansyah. Skor 3-0 untuk Sriwijaya.

Stadion kembali bergemuruh setelah Arif menambah gol bagi Sriwijaya saat menerima umpan dari Kayamba di dalam kotak penalti. Bola yang mengalir sempurna ke depan dirinya langsung disambar lewat kaki kanan. 4-0 untuk Sriwijaya.

Meski Persiwa tertinggal 4-0, skuat Zainal Abidin tidak mau menyerah. Persiwa coba memasukkan Alan Aronggear untuk menggantikan Habel Satya. Namun, masuknya Alan pada menit ke-59 belum mampu mengubah keadaan.

Tendangan dua kali Alan sejak masuk menggantikan Habel mampu ditangkap dengan baik oleh penjaga gawang Sriwijaya, Ferry Rotinsulu.

Usaha Persiwa akhirnya hanya berbuah gol hiburan pada menit ke-77 setelah Tim Badai Pegunungan mendapatkan hadiah penalti. Erick Weeks yang menjadi eksekutor sukses menjebol gawang Ferry. Skor berubah menjadi 4-1.

Hingga pertandingan usai, kedudukan 4-1 bertahan uink Sriwijaya. Dengan demikian, Sriwijaya menembus posisi lima besar dengan 44 poin dari 29 laga. Sedangkan Persiwa turun ke peringkat delapan dengan 43 poin dari 30 laga.

Susunan Pemain
Sriwijaya FC: 12-Ferry Rotinsulu; 4-Charis Yulianto, 20-Precious Emurejaye, 24-Christian Warobay, 25-Isnan Ali, 28-Alamsyah, 10-Zah Rahan, 14-Arif Suyono (Oktavianus 80'), 17-Keith Kayamba Gumbs, 8-Rachmat Rivai (Ponaryo Astaman 71'), 23-Pavel Solomin.

Persiwa: 20-Galih Firmansyah; 27-Firly, 4-Christian Kono, 3-Joko Kuspito, 11-Habel Satya (Alan 59'), 15-Isak Konon (Johanes 38'), 23-Imanuel Padwa, 50-Eric Weeks, 24-Boakay Foday, 10-Pieter Rumaropen, 7-Alberto Mambrasar (one)
04.12

Babak pertama berakhir SFC ungul 2 - 0 atas PERSIWA

Sriwijaya FC untuk sementara mengungguli tamunya Persiwa Wamena pada laga lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang, Minggu 2 Mei 2010. Sriwijaya unggul lewat gol Arif Suyono pada menit ke-19.

Arif berhasil mengecoh kiper Persiwa, Galih Firmansyah setelah mendapatkan umpan terobosan dari Pavel Solomin di dalam kotak penalti. Tendangan kaki kanan mantan pemain Arema ini berhasil membuat Sriwijaya untuk sementara unggul 1-0.

Sejak menit awal, tuan rumah sebenarnya langsung melakukan tekanan lewat penyerang mereka yakni Keith Kayamba Gumbs dan Pevel. Tim Laskar Wong Kito langung membuka peluang sejak pertandingan baru berjalan delapan menit.

Namun, tendangan kaki kiri Kayamba setelah mendapatkan umpan terobosan dari Pavel hanya melebar ke sisi kanan gawang Persiwa.

Memasuki menit ke-12, giliran tim tamu memperoleh peluang lewat penyerang Eddie Foday Boakay. Namun, tendangan kerasnya dari luar kotak penalti mampu ditepis dengan baik oleh penjaga gawang Sriwijaya, Ferry Rotinsulu. Sampai menit ke-29, skor 1-0 tetap tidak berubah.

Sriwijaya baru menambah keunggulan di menit 36 lewat aksi Pavel. Anggota timnas Uzbekistan ini menerima umpan terobosan dari Kayamba, menggocek bola sebentar mencari ruang tembak dan melesakkan tendangan keras.

Tendangan Pavel tak bisa dibendung kiper Persiwa, Galih. Keunggulan ini semakin membuat skuat Rahmad Darmawan percaya diri menatap babak kedua.
02.21

Ajang Pembuktian

POSISI Sriwijaya FC kini terpaku di peringkat 9 Klasemen Sementara Liga Super Indonesia (ISL). Laskar Wong Kito mengantongi nilai 41 dari 28 pertandingan. Dengan sisa 6 pertandingan terakhir Laskar Wong Kito masih memiliki peluang masuk 4 besar di akhir musim.

Dengan catatan, Kayamba cs memenangkan semua laga terakhir. Maka menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Gelora Jakabaring, Minggu (2/5) nanti menjadi ajang pembuktian. Tim Sumsel ini harus memaksimalkan laga kandang dengan kemenangan.

Tekad mengamankan tiga poin ini berlipat gandakan motivasi pemain, termasuk Keith Kayamba Gumbs. Kapten tim SFC ini selalu menjadi motor serangan dan spirit bagi rekan-rekannya.”Saya harap pemain bisa menjaga performa dan meraih kematangan di kandang. Agar kita mampu naik ke papan atas,” kata pelatih Rahmad Darmawan, Sabtu (1/5).

Mengenai kemampuan Kayamba, RD berharap sang kapten selalu fit. Sebab ia tahu anak asuhnya itu adalah pemain profesional dan paling disiplin. Gumbs sapaannya dipandang mampu memberikan contoh bagi rekan-rekannya soal kedisiplinan dan pola hidup sehat.”Sebab dia pemain paling cepat, bugar dan fisiknya juga sangat kuat. Tidak ada keraguan bagi saya tentang kemampuannya,” jelas RD.
Seperti diketahui Ketih Kayamba sudah mencetak 12 di ajang ISL. Dia menjadi pemain yang paling banyak tampil dengan rekor bermain 2.520 menit atau 28 kali bermain bersama SFC di ajang ISL. Tidak ada yang meragukan kemampuan suami Laurecia ini, meski sudah bersia 37. Kebugarannya tetap terjaga dan sanggup berlari sepanjang pertandingan. Kerap naik turun menjaga pertahanan dan menyerang. Meski posisi aslinya sebagai striker, tetapi kerap di pasang sebagai sayap kiri.

Bermodalkan kecepatan dan passing akuratnya kerap menentukan kemenangan tim. Dalam berbagai kesempatan, ketika ditanya soal target gol, Kayamba tidak pernah memikirkan berapa dia mencetak gol dalam setiap pertandingan. Tetapi bagaimana membawa SFC menang dan meraih papan atas ISL.
Jika melihat rekor pertemuan, Persiwa ternyata lebih unggul. Sebab rekor 4 kali pertemuan tim asuhan RD menang satu kali, imbang satu kali dan kalah dua kali. Namun Kayamba memiliki memory indah bersama rekannya Obiora ketika mengalahkan Persiwa dengan skor telak 3-1, di ajang ISL 18 Juli 2008 lalu. Keduanya mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan SFC. sripo



Nama: Keith Kayamba Gumbs
TTL: St Kitts-Nevis, 11 September 1972
Tinggi:178 cm
Posisi:Penyerang

1989-1996 Newtown United
1996 Twente Twente
1996 Oldham Athletic
1999 Panionios
2000 Hull City
2000 Sturm Graz
2001 Palmeirez
2001-2003 Happy Valley
2003-2004 Sabah FA
2004-2007 Kiechee
2007-Sekarang SFC
Timnas
Timnas Senior St Kitt N Nevis
09.27

RD Pusing Lihat Jadwal AFC-Piala Indonesia

PALEMBANG--Pelatih mana yang tidak pusing melihat empat jadwal pertandingan berat hanya dalam waktu satu pekan. Hal ini dialami pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan, sebab dia tidak tahu harus berbuat apa dengan jadwal yang padat, sementara kondisi para pemainnya tidak begitu bugar.

"Melihat itu pusing juga saya. Sebab kita harus melakoni laga berat di Piala Indonesia dengan waktu istirahat hanya persatu hari usai pertandingan. Kemdian di tengah-tengahnya kita harus menghadapi laga besar di ajang Asian Football Confederation (AFC) Cup menghadapi Thai Port FC," keluh Rahmad Darmawan usai latihan di Stadion Gelora Jakabaring, Sabtu (1/5).
Mantan Pelatih Persipura ini berharap ada kebijakan dari pihak PT Liga Indonesia tentang jadwal ini. Sebab bukan tidak mungkin Laskar Wong Kito akan kehilangan moment untuk eksis di dua laga. Bisa-bisa SFC tidak maksimal tampil di Piala Indonesia dan kehilangan poin di kandang sendiri saat menghadapi Thaiport FC.
Sangat disayangkan jika SFC harus kehilangan moment di AFC. Sebab tim asal Sumsel ini menjadi satu-satunya klub asal Indonesia yang kini bertahan di laga Internasional, setelah Persiwa dan Persipura tersingkir di AFC dan LCA.

"Kita bisa dibantai oleh tim seperti PSMP Mojokerto karena kondisi fisik pemain yang mengalami kelelahan," ujar RD.

Seperti diketahui, belum juga hilang lelah Obiora cs sehabis bermain menghadapi Selangor FA dalam lanjutan AFC Cup di Malaysia Rabu (28/4) lalu, laga besar menghadapi Persiawa Wamena sudah menunggu 2 Mei . Kemudian disusul pertandingan lawan Persipura, 5 Mei.
Usai menghadapi Persipura, Kayamba cs akan berjibaku menghadapi Persija Jakarta 8 Mei, Persisam Samarinda 10 Mei. Yang membuat pusing RD adalah di tengah jadwal Piala Indonesia itu ada pertandingan besar di AFC lawan Thai Port FC 12 Mei.

"Kita khawatir kondisi fisik pemain, sebab mereka hanya mendapatkan waktu istirahat satu hari saja. Laga paling berat adalah di AFC, kita bisa saja kehabisan tenaga, belum lagi menghadapi laga berikutnya di ISL," jelas RD.

Untuk RD meminta kebijakan PTLI untuk membuat revisi ulang, namun sebagai pelatih di kompetisi Indonesia, RD berharap bisa menemukan jalan keluar dan mengatasi masalah ini secepatnya."Namun saya tetap berusaha mengatasi masalah ini secepatnya," ujar RD.

ISL
02-05-2010 ISL SFC vs Persiwa Wamena
05-05-2010 ISL SFC vs Persipura Jayapura
Piala Indonesia
08-05-2010 Piala Indonesia SFC vs Persija Jakarta
10-05-2010 Piala Indonesia SFC vs Persisam Samarinda
AFC Cup
12-05-2010 AFC Cup SFC vs Thai Port FC
Piala Indonesia
14-05-2010 Piala Indonesia SFC vs PSMP Mojokerto
ISL
17-05-2010 ISL Persib Bandung vs SFC
20-05-2010 ISL Pelita Jaya vs SFC
26-05-2010 ISL SFC vs PSM Makassar
30-05-2010 ISL SFC vs Persiba Balikpapan
02.09

Persiwa Waspadai Lini Tengah Laskar Wong Kito

PALEMBANG -- Jika Rahmad Darmawan tidak dapat mendeteksi kekuatan Persiwa, sebalinya arsitek Persiwa Zaindal Abidin mengaku sedikit tahu kelebihan sekaligus kelemahan Sriwijaya FC.

"Sebab SFC memiliki pemain yang hampir merata di semua lini. Kekuatan mereka juga terletak pada sistem rotasi. Tentunya mereka sebagai tuan rumah dan baru saja meraih kemenangan di laga AFC akan membuat mereka percaya diri," ujar Zainal Abidin, Sabtu (1/5).

Menurut Zainal kekuatan SFC terletak pada lini tengah. Maka yang harus dijaga dan matikan adalah lini tengah Laskar Wong Kito yang diperkuat gelandang-gelandang berkualitas semacam Zah Rahan dan Ponaryo Astaman."Kami harus bisa mengalahkan lini tengah SFC, sebab di sanalah kekuatan mereka," ujar Zainal.

Meski demikian Zainal mengaku tetap harus waspadai, faktor tuan rumah, motivasi dan kepercayaan diri SFC bisa membuat mereka tidak berkutik. Apalagi kondisi timnya memang sedikit mengalami kelalahan.

"Tim memang sedikit mengalami kelelahan. Namun kami harus mampu mengatasinya. Saya membawa 19 pemain ke Palembang guna menghadapi laga berat ini," jelas Zainal.
02.08