Belanda Samakan Skor

Belanda berhasil mencetak gol penyama. Gol ini dilahirkan akibat bunuh diri Felipe Melo. Skor pun berubah menjadi 1-1. Sebelumnya Brasil memimpin lewat Robinho di babak I.

Jalannya Pertandingan

Laga antara Brasil kontra Belanda digelar di Nelson Mandela Bay, Jumat (2/7/2010) malam WIB. Sebelum pertandingan kapten kedua tim membacakan pernyataan anti diskriminasi dan anti rasisme.

Pertandingan berlangsung seru begitu wasit . Kedua tim langsung saling melancarkan tekanan ke pertahanan lawan masing-masing.

Menit ketujuh Brasil mencetak gol melalui Robinho yang menerima umpan dari Dani Alves. Namun wasit kemudian mangeanulir gol tersebut akibat Alves terlebih dahulu offside.

Brasil membuka skor di menit kesepuluh melalui Robinho. Gol ini diawali dari umpan terobosan yang dilepas dari daerah sendiri oleh Felipe Melo. Robinho yang tidak terkawal berhasil menaklukkan Maarten Stekelenburg dengan tendangan sekali sentuh. 1-0 Samba unggul.

Semenit berselang, upaya Belanda lewat sepakan Wesley Sneijder masih bisa ditepis Julio Cesar.

Tendangan bebas Robin Van Persie di menit ke-17 masih melambung di atas gawang Julio Cesar.

Belanda terus berusaha mengejar ketinggalan. Namun upaya yang dilakukan pasukan Oranje beberapa kali kandas oleh barisan belakang Brasil.

Juan! 24 menit pertandingan berjalan, bek Brasil ini hampir saja menambah keunggulan timnya. Peluang ini diawali dari Dani Alves yang berdiri di sayap kanan, sukses mengecoh Dirk Kuyt. Selanjutnya Alves melepas umpa nke kotak penalti. Juan menyambut dengan tendangan yang masih melambung di atas gawang Stalekenburg.

Lima menit berselang, Belanda menekan lewat serangan balik. Umpan jauh Sneijder diterima Van Persie yang menembus lewat sisi kanan. Selanjutnya pemain Arsenal itu memberikan bola kepada Robben. Nama terakhir melepaskan tembakan yang masih membentur pemain belakang Brasil.

Kaka! Setengah jam usia laga, kerjasama Robinho, Luis Fabiano, dan diakhiri eksekusi Kaka memaksa Stakelenburg berjibaku menyelamatkan gawangnya.

Berawal dari pergerakan Robinho di sebelah kiri, pemain yang pernah berseragam Real Madrid ini berhasil melewati kawalan dua pemain Belanda. Selanjutnya Robinho melepas bola ke tengah. Jabulani diteruskan oleh Fabiano kepada Kaka yang kemudian melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih bisa ditepis Stakelenburg.

Upaya wakil Eropa menyamakan skor kembali kandas. Kali ini tendangan bebas Sneijder di menit ke-35 tepat di tangkapan Julio Cesar.

Peluang terakhir di babak pertama jadi milik Brasil. Menerima umpan Dani Alves, Maicon yang menusuk lewat sebelah kiri kotak penalti melepaskan tembakan yang masih gagal menembus sasaran.

Belanda mencetak gol penyama di menit ke-52 melalui gol bunuh diri Felipe Melo. Gol ini berawal dari bola lambung yang dilepas Sneijder dari sayap kanan. Cesar mencoba bergerak maju menyambut bola bertabrakan dengan Felipe Melo. Bola yang sempat membentur badan Melo pun menembus gawang Brasil. Skor pun berubah menjad 1-1.

Susunan Pemain

Belanda: 1-Maarten Stekelenburg; 13-Andre Ooijer, 3-John Heitinga, 5-Giovanni
Van Bronckhorst, 2-Gregory Van Der Wiel, 8-Nigel De Jong, 6-Mark Van Bommel,
10-Wesley Sneijder, 7-Dirk Kuyt, 11-Arjen Robben, 9-Robin Van Persie

Brasil: 1-Julio Cesar, 4-Juan, 3-Lucio, 6-Michel Bastos, 2-Maicon, 5-Felipe
Melo, 8-Gilberto Silva, 10-Kaka, 11-Robinho, 13-Dani Alves, 9-Luis Fabiano
08.20

Menit 10, Robinho Bawa Brasil Ungguli Belanda

Tim nasional Brasil untuk sementara memimpin atas Belanda dalam laga babak 8 besar Piala Dunia, Jumat, 2 Juli 2010. Robinho membawa tim Samba unggul 1-0. Bertanding di Port Elizabeth, Brasil mencoba menekan pertahanan Belanda sejak pluit babak pertama dibunyikan. Namun pertahanan tim Oranje yang dikawal Van Bronckhorst cs terlalu kokoh untuk ditembus. Pada menit ke-10, tanpa terduga, Felipe Melo tiba-tiba melepaskan umpan terobosan ke kotak dari tengah lapangan. Robinho yang berada di kotak penalti Belanda berlari mengejar bola dan meninggalkan dua pemain belakang Belanda.

Dengan sekali sentuhan, Robinho langsung melepaskan tembakan yang gagal dibendung oleh kiper Belanda, Maarten Stekelenburg. Skor 1-0 untuk keunggulan Brasil. Hingga berita ini diturunkan pertandingan babak I masih berlangsung.
07.20

5 Timnas Tajikistan Lamar SFC

Masa berakhirnya kompetisi Liga Super Indonesia (ISL), Sriwijaya FC kebanjiran lamaran para pemain asing Asia. Setelah para pemain dari Suriah yang melamar, kini giliran lima pemain dari Liga Primer Tajikistan melamar ke klub berjuluk Laskar Wong Kito. Kelima pemain tercatat sebagai anggota Timnas Tajikistan dan rata-rata sudah berpengalaman. Meski demikian manajemen belum menunjukkan minatnya, sebab SFC sedang konsentrasi ke Piala Indonesia.

Memang benar ada lima pemain asing Asia yang mendaftar ke SFC. Mereka pemain Liga Primer Tajikistan,” jelas Manajer SFC Hendri Zainudin, Jumat (2/7).
Kelima pemain yakni, Aleksey Negmatov usia 27 (bek), Numonjon Hakimov usia 31 (penyerang), dan Khakimov usia 30 (penyerang), Sokhib Savankulov usia 29 (bek), Asatullo Nurulloev usia 24 (bek).

Menurut Hendri, manajemen SFC belum angkat bicara soal perburuan pemain hingga Piala Indonesia selesai. Saat ini segenap jajaran Laskar Wong Kito sedang berjuang mempertahankan gelar untuk yang ketiga kalinya.”Tentunya lamaran ini akan kita teliti dan ditampung. SFC akan mencari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim,” jelas Hendri.
07.16

Ujian Terakhir Zah Cs

Setelah menghadapi Karya Bakti FC dan klub Divisi I Lhokseumawe Banda Aceh, Sriwijaya FC memiliki satu uji coba lagi menghadapi Tim Pekan Olarhaga Provinsi (Porprov) Selection Nangroe Aceh Darussalam (NAD), di Lhokseumawe Aceh, Sabtu (3/7). Pelatih Rahmad Darmawan akan menerapkan pola 3-5-2 atau strategi defensif dengan mengandalkan kecepatan conter attack (serangan balik). Ujicoba ini merupakan ujian terakhir bagi Zah Rahan cs. Sebab setelah itu mereka akan fokus menghadapi Persebaya Surabaya di babak delapan besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Jakabaring pada 16 Juli mendatang. Apa pun hasilnya akan menjadi acuan bagi RD untuk menentukan skuad terbaiknya.

Dua hasil ujicoba cukup memuaskan saya, anak-anak terus menunjukkan peningkatan. Meski ada beberapa yang harus dibenahi pada uji coba terakhir. Partai ini menjadi acuan menentukan strategi menghadapi Persebaya,” jelas Rahmad, Jumat (2/7).

Menurut RD, ada beberapa yang perlu dibenahi dari timnya terutama saat pemainnya kehilangan bola. Zah Rahan cs terlihat kurang melakukan pressing, terutama di areal lini tengah dan belakang timnya. Hal inilah yang perlu dibenahi.

Menghadapi Tim Porprov Selection, RD akan menggunakan pola bertahan dan mengandalkan serangan balik yang efektif ke pertahanan lawan. Tujuannya untuk menjaga ritme lini belakang SFC saat menghadapi Persebaya. “Tentunya lini belakang menjadi fokus saya, dalam melakukan pressing ketika kita kehilangan bola. Terutama bagaimana membangun counter attack yang cepat,” terang RD.
07.14

SFC Jalani Ujian Terakhir di Aceh

Setelah menghadapi Karya Bakti FC dan klub Divisi I Loksumawe Banda Aceh, Sriwijaya FC kini masih memiliki satu uji coba melawan Tim Porprov Selesi Aceh di Loksumawe Aceh, Jumat (2/7) pukul 16.00. Ini merupakan ujian terakhir bagi Pavel Solomin cs. Apa pun hasilnya akan menjadi acuan bagi pelatih Rahmad Darmawan untuk menentukan skuadnya menghadapi Persebaya Surabaya di babak delapan besar Piala Indonesia, di Stadion Gelora Jakabaring pada 16 Juli mendatang.

"Dua hasil ujicoba sudah cukup memuaskan saya, meski ada beberapa yang harus dibenahi. Nah, pada uji coba terakhir nanti akan menjadi acuan bagi saya menentukan strategi menghadapi Persebaya," jelas Rahmad, Jumat pagi.

Menurut RD sapaannya, ada beberapa yang perlu dibenahi dari timnya terutama saat pemainnya kehilangan bola. Zah Rahan cs terlihat kurang melakukan pressing, terutama di areal lini tengah dan belakang timnya. Hal inilah yang perlu dibenahi.

Menghadapi Tim Porprov Seleksi, RD akan menggunakan pola bertahan dan mengandalkan serangan balik yang efentif ke pertahanan lawan. Tujuannya untuk menjaga ritme lini belakang SFC saat menghadapi Persebaya.

"Tentunya lini belakang menjadi fokus saya. Terutama dalam melakukan pressing ketika kita kehilangan bola," terang RD.
03.57

SFC Mulai Garang

Sriwijaya FC mulai menunjukan taringnya sebagai tim raksasa. Sebelumnya Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) hanya mampu bermain imbang 1-1 dari tim milik Pemprov Aceh, Karya Darma (30/6), kini Sriwijaya sukses membungkam Garuda FC Bonden Kota Lhokseumawe Aceh Utara dengan skor 3-0 di stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, kemarin (1/7).

“Anak-anak mampu menerapkan pola yang kami berikan. Sebelumnya kami hanya bermain difensif karena menganggap bermain di away. Kini anak-anak mampu bermain menyerang,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.

Dari kickoff di bunyikan wasit Syukri, Sriwijaya langsung bermain ofensif. Berbagai peluang terus dilancarkan Keith Kayamba Gumbs dkk. Baru, memasuki menit ke-4, tim juara double winner 2007 ini mampu membuka kebuntuan lewat gol yang di ciptakan Pavel Solomin.
Unggul satu gol, tidak membuat puas skuadra Rahmad Darmawan. Serangan terus dilancarkan oleh Sriwijaya. Memasuki menit ke-31, giliran Keith Kayamba Gumbs mampu menggandakan keunggulan. Skor 2-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, permainan Sriwijaya semakin menggila. Memasuki menit ke-68 striker Asia Sriwijaya, Pavel Solomin kembali membobol gawang Garuda Lhokseumawe. Skor 3-0 untuk Sriwijaya hingga laga usai .

Pada laga uji coba keduanya, coach Rahmad Darmawan tidak membuat perubahan seperti pada laga perdananya saat melawan Karya Darma Banda Aceh, Rabu (30/6) lalu. “Untuk striker tetap diberikan kepada Pavel Solomin dan Keith Kayamba Gumbs dan penjaga gawang Hendro Kartiko sedangkan yang lainnya tetap seperti kemarin,” lanjut mantan arsitek Persipura ini.
Sukses membekuk Garuda Lhokseumawe, Laskar Sriwijaya akan kembali melakoni uji coba yang ketiga. Yakni, melawan tim Porprov kota Banda Aceh,
03.54